YOGYAKARTA – Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali sukses menggelar agenda kreatif bulanan, Library Café Session 6. Mengangkat tema yang sangat kuat, “Mardiasmo: A Legacy of Integrity”, acara kali ini terasa istimewa karena menghadirkan langsung mantan Kepala BPKP sekaligus Wakil Menteri Keuangan RI, Prof. Dr. Mardiasmo, M.B.A., Akt., sebagai narasumber utama.

Kepala Perwakilan BPKP DIY, Dessy Adin, dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Prof. Mardiasmo. Bagi insan pengawasan, beliau bukan sekadar mantan pimpinan, melainkan sosok guru dan teladan nyata dalam dunia tata kelola serta pengawasan publik.

“Kegiatan ini sengaja kami rancang untuk merefleksikan nilai-nilai integritas serta memotivasi para auditor internal pemerintah, khususnya di lingkungan BPKP DIY, agar terus memelihara semangat sebagai pembelajar seumur hidup (lifelong learner),” ujar Dessy Adin.

Filosofi Kepemimpinan Cair dan Esensi ‘Pijar Sang Pembelajar’

Dipandu oleh host Susetyo Gigih Trilaksono, diskusi yang berlangsung hangat ini mengalir ke dalam beberapa segmen utama. Pada sesi pertama, Prof. Mardiasmo membagikan kisah perjalanan kariernya yang panjang di birokrasi dan akademisi, serta mengenalkan filosofi “kepemimpinan cair” yang inklusif—sebuah gaya kepemimpinan yang adaptif, merangkul, namun tetap kokoh pada prinsip.

Beliau juga menekankan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), berhenti belajar adalah sebuah kemunduran. Gagasan mendalam mengenai pentingnya pengembangan diri tanpa henti ini juga telah ia tuangkan dalam buku terbarunya yang berjudul “Pijar Sang Pembelajar: Percik Pemikiran Mardiasmo”.

Penguatan Budaya Integritas: Dari Watchdog Menuju Strategic Partner Kelas Dunia

Memasuki segmen kedua, diskusi menukik pada strategi penguatan budaya integritas di lingkungan birokrasi guna mencegah praktik korupsi. Prof. Mardiasmo menggarisbawahi bahwa aturan ketat saja tidak akan cukup tanpa adanya keteladanan nyata.

Ada dua poin penting yang disoroti oleh beliau dalam sesi ini:

  1. Tone at the Top adalah Mutlak: Keteladanan dari pimpinan puncak menjadi faktor kunci dalam menyelaraskan antara hati nurani pegawai dan aturan organisasi.
  2. Transformasi APIP: Peran auditor internal (APIP) saat ini dituntut untuk melompat lebih jauh. APIP bukan lagi sekadar berfungsi sebagai pengawas yang mencari kesalahan (watchdog), melainkan harus mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis (strategic partner) berkelas dunia yang mengawal pencapaian tujuan organisasi.

Kreatif, Interaktif, dan Penuh Apresiasi

Berbeda dengan seminar formal pada umumnya, Library Café Session 6 ini dikemas secara kreatif dan interaktif. Acara ini melibatkan partisipasi aktif dari para auditor, jajaran manajemen, hingga sejumlah pembuat konten (influencer) yang hadir baik secara luring maupun daring.

Suasana semakin semarak dengan penampilan apik dari Paris Band, sebuah grup musik yang seluruh personelnya merupakan ASN bertalenta dari Perwakilan BPKP DIY.

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi atas dedikasi serta ilmu yang dibagikan, di akhir sesi Perwakilan BPKP DIY menyerahkan kenang-kenangan berupa plakat khusus serta sebuah lukisan wajah Prof. Mardiasmo, yang dilukis secara langsung secara live oleh seorang seniman sepanjang acara berlangsung. (Kominfo BPKP DIY/UND)