Perwujudan transformasi digital dalam tata kelola keuangan negara terus dikebut. Guna memastikan program berjalan di atas rel yang tepat, Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara menerima kunjungan kerja dari delegasi Asian Development Bank (ADB). Kunjungan internasional ini dilakukan dalam rangka meninjau langsung implementasi riil di lapangan terkait Proyek State Accountability Revitalization – Additional Financing (STAR AF).
Rangkaian kegiatan monitoring tersebut berlangsung secara intensif di dua lokasi strategis, yaitu Kantor Perwakilan BPKP Sumatera Utara dan kompleks Smart Building BPKP yang terletak di Kota Medan.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi ruang koordinasi penting karena dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara, Farid Firman, beserta delegasi inti dari ADB. Tidak hanya melibatkan pihak pendana dan eksekutor lokal, agenda ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, tim Project Management Consultant (PMC) STAR AF, serta jajaran Inspektorat BPKP.
Kehadiran perwakilan kementerian pemberi regulasi dan perencana nasional ini menegaskan bahwa proyek pembangunan infrastruktur teknologi di Medan ini memegang peran vital dalam peta jalan besar tata kelola pengawasan keuangan nasional.
Audit Fisik dan Administrasi
Dalam sesi diskusi ilmiah dan yuridis tersebut, pihak ADB bersama BPKP membedah secara mendalam perkembangan pembangunan Smart Building, baik dari sisi progres fisik lapangan maupun pemenuhan berkas administratif. Tak sebatas membedah laporan di atas meja, delegasi gabungan langsung meluncur melakukan peninjauan fisik (on-site inspection) ke bangunan pintar tersebut guna memverifikasi bahwa seluruh tahapan konstruksi dan pengadaan berjalan ketat sesuai dengan ketentuan hukum serta standar internasional yang disepakati.
“Tujuan kunjungan ini untuk meninjau progres pembangunan smart building BPKP di Medan, baik secara fisik seperti furniture, perlengkapan IT dan non-IT, serta administrasi seperti perizinan dan lainnya.” ujar salah satu perwakilan ADB di sela-sela peninjauan.
Jangkar Transformasi Digital
Secara filosofis hukum administrasi negara, Proyek STAR AF merupakan bagian dari ikhtiar makro pemerintah untuk memperkuat akuntabilitas negara yang ditopang melalui dukungan pembiayaan tambahan (additional financing) dari ADB. Infrastruktur modern yang andal menjadi prasyarat mutlak agar fungsi pengawasan keuangan dapat berjalan adaptif di era digital.
Pembangunan Smart Building BPKP di Medan ini diharapkan tidak sekadar berdiri sebagai simbol fisik, melainkan mampu mendongkrak kapasitas pengawasan modern, menjadi pusat pelatihan SDM auditor yang kompeten, serta bertindak sebagai motor penggerak utama dalam mendukung transformasi digital demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
