BOGOR – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terus memperkuat komitmennya sebagai instansi pembina Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) baik di tingkat daerah maupun nasional. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui peresmian Gedung Learning Center pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP di Ciawi, Bogor, Kamis (12/2/2026).

Acara peresmian fasilitas modern ini dipimpin langsung oleh Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh. Agenda sakral tersebut ditandai dengan prosesi pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti, dengan didampingi oleh Wakil Kepala BPKP, Sekretaris Utama, para Deputi, Kepala Pusdiklatwas, serta para pejabat tinggi pratama di lingkungan BPKP pusat.

Dalam arahannya, Muhammad Yusuf Ateh menjelaskan bahwa pembangunan Gedung Learning Center ini merupakan wujud nyata institusi dalam menghadirkan fasilitas pelatihan yang modern, representatif, dan berstandar tinggi. Infrastruktur baru ini sengaja dirancang untuk mendongkrak kapasitas serta kualitas sistem pembelajaran pengawasan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala BPKP berharap agar Gedung Learning Center ini tidak sekadar menjadi infrastruktur fisik, melainkan mampu bertransformasi menjadi ruang lahirnya ide-ide besar, pusat kolaborasi strategis, serta wadah pembentukan sumber daya manusia pengawasan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Untuk menunjang efektivitas seluruh kegiatan pelatihan dan diklat, fasilitas Gedung Learning Center Pusdiklatwas Ciawi ini telah dilengkapi dengan berbagai sarana mutakhir. Di antaranya adalah ruang-ruang kelas berdesain modern, ruang laboratorium komputer terintegrasi, serta ruang multimedia kreatif.

Pembangunan Gedung Learning Center di Pusdiklatwas Ciawi ini menjadi bagian dari agenda strategis nasional BPKP dalam memodernisasi pusat-pusat pembelajaran pengawasan di Indonesia. Seluruh rangkaian pembangunan gedung beserta penyediaan fasilitas teknologi di dalamnya didanai oleh Asian Development Bank (ADB) melalui proyek State Accountability Revitalization Additional Financing (STAR AF) demi menyokong peningkatan kapabilitas pengawasan sektor publik yang akuntabel.