Yogyakarta — Perwakilan BPKP Provinsi Papua mengirimkan tim ke kantor Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/8/2026), untuk membahas hal teknis seperti memastikan spesifikasi peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang akan mereka adakan.
Tim terdiri atas Adhi Satriyanto, Auditor Ahli Pertama, dan Budiman Setyo Utomo, Penata Laksana Barang Terampil. Keduanya bertemu langsung dengan penyedia jasa pengadaan peralatan ICT, sekaligus meninjau piloting Smart Workshop yang sudah beroperasi di Yogyakarta.
Smart Workshop dirancang untuk mengubah ruang kerja konvensional menjadi ruang yang terintegrasi secara digital. Wujudnya bukan sekadar ruangan dengan perangkat baru, melainkan pusat kendali.
Data operasional pengawasan ditampilkan secara langsung melalui dasbor interaktif pada tiga layar monitor. Dari situ pimpinan perwakilan dapat memantau pergerakan tim auditor di lapangan, mengawal akuntabilitas agenda prioritas nasional, dan mengambil keputusan strategis dengan dasar yang lebih cepat tersedia.
Fasilitas ini juga menyatukan fungsi kehumasan ke dalam ruang yang sama, untuk keperluan analisis isu strategis, serta memantau tata kelola internal organisasi secara menyeluruh.
Perwakilan BPKP DIY beberapa kali menjadi tempat belajar bagi perwakilan lain terkait Smart Workshop. Sebelum Papua, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah dan Perwakilan BPKP DKI Jakarta lebih dulu datang mempelajari pengelolaannya, dengan kunjungan DKI Jakarta berlangsung pada 30 April 2026.
Smart Workshop merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur teknologi pengawasan BPKP yang dibiayai Proyek State Accountability Revitalization Additional Financing atau STAR AF, ADB Loan Nomor 3872-INO.
