DENPASAR – Komitmen Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam memodernisasi ekosistem pembelajaran bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) kembali menapakkan tonggak sejarah baru. Kali ini, Pulau Dewata resmi dipilih menjadi simpul strategis perluasan kapasitas pengawasan nasional melalui hadirnya fasilitas pendidikan yang representative.

Langkah nyata tersebut ditandai dengan peresmian Gedung Learning Center Pusdiklatwas BPKP Wilayah II Bali pada Jumat (13/2/2026). Prosesi peresmian dan penandatanganan prasasti dipimpin langsung oleh Wakil Kepala BPKP, Agustina Arumsari.

Agenda sakral ini turut disaksikan oleh jajaran petinggi BPKP, antara lain Deputi Kepala Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Setya Nugraha, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Raden Murwantara, Direktur Pengawasan BLU, BUMD, dan Desa Heru Tarsila, serta Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Tri Wibowo Aji.

Gedung baru ini tidak sekadar dirancang sebagai tempat diklat konvensional. Lebih dari itu, BPKP memproyeksikannya sebagai pusat pelatihan, ruang kolaborasi, sekaligus tempat bertukar pikiran (knowledge sharing) bagi para APIP lintas wilayah dari seluruh penjuru Indonesia.

Guna mendukung ekosistem belajar yang optimal, bangunan ini dipersenjatai dengan fasilitas ruang kelas modern, laboratorium komputer berbasis teknologi, ruang makan, hingga ruang multimedia yang nyaman di lingkungan yang sangat strategis.

Kesiapan sarana ini diharapkan mampu mendongkrak fokus, kreativitas, dan semangat belajar para peserta secara signifikan.Kehadiran fasilitas di Bali ini sekaligus menegaskan gerak serentak BPKP dalam memperkuat kualitas pendidikan pengawasan secara nasional.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi perluasan simpul kompetensi pengawasan yang dijalankan BPKP di berbagai wilayah Indonesia.  Sebagaimana pengembangan infrastruktur diklat mutakhir BPKP lainnya, pembangunan Gedung Learning Center berkonsep smart building di Bali ini terealisasi berkat dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) melalui proyek State Accountability Revitalization Additional Financing (STAR AF).

Investasi jangka panjang pada infrastruktur pembelajaran ini menjadi pilar utama dalam mencetak SDM pengawasan sektor publik yang profesional, adaptif, dan akuntabel di tanah air.