Jakarta — Empat gedung pembelajaran baru milik Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP kini telah beroperasi penuh. Keempatnya berdiri di Ciawi, Kabupaten Bogor, serta di tiga learning center wilayah, yaitu Medan, Denpasar, dan Makassar.
Sepanjang Januari sampai Agustus 2026, keempat lokasi menyelenggarakan 80 pelatihan dengan total 2.077 peserta. Denpasar mencatat angka tertinggi dengan 958 peserta, disusul Medan 611 peserta dan Makassar 361 peserta. Adapun Ciawi mencatat 147 peserta sampai Juni 2026, karena sebagian besar kegiatan di sana masih berlangsung di gedung-gedung lama.
Peserta dari 25 Provinsi
Asal peserta memperlihatkan bahwa gedung-gedung ini melayani kawasan, bukan hanya provinsi tempatnya berdiri.
Di Makassar, 361 peserta berasal dari 60 instansi yang tersebar di 25 provinsi. Hanya 11 instansi yang berasal dari Sulawesi Selatan. Sisanya datang dari Aceh sampai Papua, termasuk Inspektorat Kabupaten Yahukimo, Asmat, Sorong Selatan, dan Merauke. Enam provinsi di Tanah Papua terwakili dengan 16 instansi.
Sebelum learning center wilayah beroperasi, peserta dari daerah-daerah tersebut harus menempuh perjalanan ke Ciawi.
Ruang Kelas, Asrama, dan Laboratorium dalam Satu Gedung
Setiap gedung memadukan ruang pelatihan dan asrama dalam satu lokasi, sehingga peserta dari luar kota tidak perlu berpindah tempat antara belajar dan menginap.
Masing-masing memiliki dua ruang kelas dan satu laboratorium komputer, dengan daya tampung total 90 orang di Ciawi, Medan, dan Makassar, serta 80 orang di Denpasar. Ruang kelas dilengkapi videowall, smart display, interactive flat panel, dan sistem audio. Khusus di Ciawi tersedia pula perangkat studio untuk produksi kursus daring dan siniar.
Pengaturan suhu, pencahayaan, dan perangkat audio visual disatukan dalam satu panel kendali yang dapat dioperasikan melalui aplikasi seluler.
Bersertifikat Hijau
Keempat gedung dirancang mengikuti kriteria Green Building Council Indonesia. Penerapannya mencakup panel surya, pengolahan air bersih dan air limbah, pemilahan sampah tiga kategori, serta pemantauan konsumsi energi per kelompok beban.
Sampai akhir 2025, gedung di Ciawi dan Medan telah memperoleh sertifikasi GBCI Gold.
Bagian dari STAR AF
Pembangunan keempat gedung merupakan bagian dari keluaran kedua Proyek State Accountability Revitalization Additional Financing (STAR AF), ADB Loan Nomor 3872-INO.
Groundbreaking dilakukan serentak pada 4 Oktober 2023. Serah terima awal dicapai pada 29 April 2025, dan serah terima akhir pada 5 Desember 2025. Beberapa minggu setelahnya, keempat gedung mulai digunakan untuk pembelajaran.
