JAKARTA — Inspektorat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menerima kunjungan Tim Inspektorat Kementerian Sekretariat Negara di Ruang Rapat Inspektur BPKP. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka berbagi pengalaman dan praktik penerapan Continuous Audit Continuous Monitoring (CACM) guna mendukung transformasi digital pengawasan intern.

Hendri Daud, Auditor Utama Inspektorat Kementerian Sekretariat Negara, menyampaikan bahwa tujuan kedatangan timnya adalah memperoleh wawasan, referensi, serta berbagi pengalaman terkait implementasi CACM yang telah diterapkan di Inspektorat BPKP. Studi banding juga menjadi sarana diskusi untuk mendukung rencana pengembangan transformasi digital pengawasan di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara.

Kunjungan disambut baik oleh Inspektur BPKP Hisyam Wahyudi beserta jajarannya. Hisyam menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif Inspektorat Kementerian Sekretariat Negara dalam memperkuat pengawasan berbasis digital dan teknologi informasi. Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pengawasan berbasis data.

Ekosistem Aplikasi Pendukung CACM di BPKP

Hisyam menjelaskan berbagai aplikasi yang mendukung kegiatan BPKP, mulai dari aplikasi pengawasan sebagai proses bisnis utama BPKP hingga aplikasi pendukung, seperti keuangan, sumber daya manusia (SDM), Manajemen Risiko, dan Barang Milik Negara (BMN). Aplikasi-aplikasi tersebut nantinya akan menjadi sumber data yang digunakan dalam CACM.

Yoppy Setyoadi Pratama, Auditor Muda Inspektorat BPKP, memaparkan implementasi CACM yang telah berjalan di lingkungan Inspektorat BPKP. Menurutnya, penerapan CACM menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengawasan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pengolahan data secara berkelanjutan.

Yoppy juga menjelaskan proses pelaksanaan, mekanisme monitoring, hingga manfaat yang dirasakan dalam mendukung pengambilan keputusan dan deteksi dini (early warning) terhadap potensi risiko.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab terkait strategi implementasi CACM, pengelolaan aplikasi pengawasan, serta tantangan dan praktik baik dalam pelaksanaan pengawasan berbasis digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang baik antar Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ekosistem CACM BPKP dalam Kerangka STAR AF

Penguatan ekosistem pengawasan berbasis data di lingkungan BPKP, termasuk pengembangan skenario Continuous Auditing and Continuous Monitoring (CACM) dan modernisasi infrastruktur data pengawasan, merupakan salah satu agenda yang didukung Project State Accountability Revitalization Additional Financing (STAR AF), pinjaman ADB Loan 3872-INO.

Dalam dokumen perencanaan STAR AF, kegiatan “Develop and upgrade a CA/CM scenario of dashboard of financial and development” tercatat sebagai kegiatan swakelola pada Kedeputian Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah (PPKD), bersama modernisasi Sistem Pengawasan Terintegrasi TI (SPTTI) dan penguatan konektivitas jaringan data pengawasan nasional di Pusinfowas. Studi banding Inspektorat Kementerian Sekretariat Negara ke Inspektorat BPKP ini menjadi salah satu wujud replikasi praktik pengawasan berbasis data yang telah tumbuh dalam kerangka penguatan tersebut.

Sumber: Tim/Humas Inspektorat BPKP