Ciawi — Asian Development Bank (ADB) bersama para pengelola Proyek STAR AF menggelar Review Mission, forum berkala untuk memeriksa kemajuan pelaksanaan proyek. Sifatnya bukan pemeriksaan, melainkan penyelarasan antara apa yang direncanakan dan apa yang berjalan di lapangan.

Setelah dibuka melalui Kick Off Meeting, rangkaian agenda berpindah ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP di Ciawi, Selasa (8/10/2024).

Acara dibuka di Aula Pusdiklatwas dengan paparan dan pembahasan capaian peserta pelatihan yang dibiayai pola dana STAR. Ini menyangkut keluaran pertama proyek, yaitu pengembangan kapasitas aparat pengawasan intern pemerintah dan pengelola keuangan negara.

Agenda berlanjut ke peninjauan langsung kemajuan pembangunan dua gedung Smart Building di area Pusdiklatwas oleh tim gabungan Asian Development Bank, Project Management Unit, Project Implementation Unit, dan Project Management Consultant.

Kedua bangunan yang nantinya menjadi sarana pelatihan ini dirancang dengan konsep smart dan green building. Efisiensinya diperhitungkan sejak tahap pembangunan, bukan hanya saat gedung dioperasikan. Pilihan itu berarti pertimbangan konsumsi energi, pengelolaan air, dan material masuk ke dalam rancangan sejak awal.

Pertemuan ditutup dengan pembahasan digitalisasi Learning Value Chain (LVC), rantai proses pembelajaran yang membentang dari Training Needs Analysis di hulu sampai Post Training Impact Analysis di hilir.

Titik beratnya ada pada ujung rantai. Selama ini pelatihan lebih mudah diukur dari jumlah peserta dan kepuasan mereka. Post Training Impact Analysis bertujuan mengukur hal yang lebih sulit, yaitu apakah pelatihan benar-benar mengubah cara kerja dan berdampak pada kinerja organisasi.

Dengan LVC yang terdigitalisasi, Government Internal Auditor Corporate University diharapkan mampu menyelenggarakan pelatihan yang selaras dengan kebutuhan dan kinerja organisasi, bukan sekadar memenuhi target jumlah.